By
NORMAYANTI
Hukum Newton 1 atau Hukum Kelembaman bisa
membuat kita lebih mengerti apa yang akan kita ambil untuk masa depan dari
sebuah Hukum yang tidak akan berpengaruh apa-apa tanpa kita berpikir. Maka berpikirlah
Karena Allah SWT. mencintai orang yang berpikir. Berpikirlah untuk setiap momen
yang kita temui.
Hukum kelembaman adalah yang terjadi pada benda
yang cenderung mempertahankan posisinya atau dengan kata lain sifat kemalasan
benda untuk mengubah kedudukannya. Dipengaruhi oleh massa benda, bila massa
benda berat benda akan lebih sukar bergerak.
Banyak orang yang tidak mengerti bagaimana
hidupnya akan berjalan kedepan. Karena setiap mereka memulai melangkah maka
usaha mereka itu gagal. Bahkan tidak sedikit dari mereka berhenti untuk memulai
dan hanya mengikuti langkah seperti ikan yang mengikuti air mengalir, maka ikan
itu seperti mati. Mereka tidak menyadari bahwa pemenang itu telah jatuh
barkali-kali baru ia bisa menjadi pemenang.
Yang sangat kritisnya, bahkan mereka sudah
nyaman dengan kehidupan mereka yang biasa saja tanpa ada jalan yang berliku dan
bukit-bukit terjal, tanpa ada pelangi dibalik badai. Seharusnya mereka keluar
dan melihat dunia luar sebab diluar ada sesuatu yang belum mereka dapatkan,
tapi mereka sudah takut untuk keluar karena mereka beranggapan bahwa di dunia
luar banyak binatang buas yang akan memakan mereka dan melenyapkan kehidupna
mereka yang saat ini mereka jalani dan di luar sana adalah daerah yang gersang
tanpa kehidupan yang dapat dinegoisasi.
Dalam sebuah forum saya mendengar sebuah
kata-kata, “biar mereka menjadi bunga mawar, bunga melati yang beremkaran
indah. Dan kita hanya bunga kaktus yang bisa dikatakan bukan bunga karena hanya
batang yang berduri, tapi tahukah hanya kaktus yang bisa hidup di gurun pasir
yang panas kerontang”.
Bila kita telah keluar dari zona kenyamanan
maka kita akan memaksakan diri untuk bisa bertahan hidup di daerah yang belum
kita kenal dan mungkin itu memakan proses yang cukup lama. Karena mencapai
sesuatu butuh pengorbanan dan ketekunan.
Sebelum kita keluar untuk menjemput masa
depan, yang pertama kita harus sadar akan kenyataan, jangan menunda-nunda
pekerjaan yang harus segera kita selesaikan. Kita tahu bahwa kita tidak mampu
untuk memulai sendiri sebuah proses kedepan maka kita membutuhkan orang yang
bisa menjadi mentor atau pendorong kita untuk tetap bersemangat.
Dalam hal ini kita membutuhkan gaya untuk
menggerakkan benda yang diam, maka kita butuh bantuan untuk bergerak.
Jika ada seorang yang sukses menuliskan
kesuksesan besar yang selama 15 tahun ia lakukan dalam sebuah buku yang dijual
dengan harga Rp. 45.000; kemudian kita membacanya maka kita bisa mengambil
manfaat dari buku itu hanya dengan waktu yang singkat, dan itu bisa membuat kita
lebih termotivasi untuk berubah dan bergerak. Maka seorang yang berpengalam bisa mendorong kita untuk lebih termotivasi
melakukan yang lebih membuat keberhasilan kita cepat tercapai.
Hukum newton 1 atau bisa disebut hukum
kelembaman dengan kata lain sifat kemalasan benda untuk mengubah posisinya.
Dengan kebiasaan hidup yang telah berlangsung lama dalam hidup kita tak akan
mudah kita untuk mengubahnya, karena kita telah nyaman dengan hari-hari yang
seperti itu. Kita membutuhkan usaha yang besar untuk mengubah waktu yang
berlahan-lahan namun pasti untuk mengubahnya sempurna seperti target yang telah
kita buat.
Dalam sebuah contoh, saya pernah melihat
selembar kertas yang diatasnya diletakkan sebotol minuman, saat kita menarik
kertas itu dengan kekuatan dan kecepatan yang besar maka benda itu tidak akan
berubah tempat. Namun bila kita menarik kertas itu secara berlahan-lahan maka
kita akan melihat proses botol minuman yang bergerak mengikuti gerak kertas
yang kita tarik.
Bisa kita terapkan dalam mengubah kebiasaan
buruk kita untuk menjadi kebiasaan yang lebih tertata.
Ingat dorongan itu bukan hanya dari orang
yang sangat berpangaruh untuk kita, namun dorongan (gaya) yang abadinya berasal
dari dalam diri kita yang dalam. Karena didalam jiwa kita yang terdalam,
terdapat suatu kekuatan Yang Maha Tinggi, yang merupakan sumber dari segala
sumber energy. Kekuatan ini tidak pernah tidur dan dapat diakses 24 jam.
Massa benda juga berpengaruh pada hukum
Kelembaman. Bila massa benda berat akan mempersulit benda itu bergerak dan
butuh gaya yang lebih besar untuk menggerakkannya. Dalam diri kita ada sifat
ego. Sifat itu bisa membuat kita sulit untuk menerima pendapat orang lain.
Karena sifat egois yang terlalu besar bisa membuat kita tidak terbuka pada apa
yang seharusnya kita lakukan.
Massa bisa di samakan dengan sifat egois.
Terkadang kita terguh pada pendirian kita yang salah dan kita sulit untuk
menerima pendapat dari orang yang lebih memahami permasalahan kita.
Dalam mencapai sesuatu kesuksesan yang
besar kita harus bersikap tawadhu, Al- Fudhail ditanyai orang tentang arti
tawadhu, ia menjawab,”Kita tunduk pada kebenaran, meskipun kebenaran itu
disampaikan anak kecil atau yang tidak pandai”. Dari itu kita harus lebih bisa
terbuka bila yang disampaikan orang itu adalah suatu yang lebih benar.
Benda yang diam kemudian bergerak karena
adanya gaya yang bekerja pada benda itu. Dan pastinya ada gaya gesekan pula
yang terjadi di antara benda dan lantai. Itu yang disebut ujian atau halangan.
Dalam sebuah perjalanan pasti jalan itu ada
yang rusak penuh dengan krikil tajam, ada yang berkelok-kelok, ada yang naik
turun perbukitan. Itu semua sudah menjadi takdir dalam setiap perjalanan bila
tidak ada semua itu maka kita tidak akan merasakan manisnya buah.
Ingatlah untuk selalu berprasangka baik
dalam setiap melewati jalan itu. Berprasangka baik pada yang telah mengatur
semua ini.
Hukum pikiran mengatakan, pikiran bawah
sadar bereakri terhadap pikiran yang dominan dan sugesti yang disampaikan oleh
pikiran sadar. Di dalam kebencian, terkandung suatu pikiran atau maksud kita
yang tersembunyi. Dan jika maksud tersembunyi ini pikiran sadar kita maka bawah
sadar kita akan merealisasikan maksud terssembunyi ini, karena inilah yang
dominan, yang memenuhi pikiran kita sehari-hari.
Di saat kita terjatuh maka ingatlah bahwa
ini hanya belokan bukan jalan buntu. Maka bangunlah dan katakan pada dunia,”
Aku siap!”.